KPOTI Perkenalkan Permainan Tradisional Indonesia di Harmony in Diversity Award 2026

Jakarta, 15 Juli 2026 — Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) turut berpartisipasi dalam kegiatan Harmony in Diversity Award 2026 yang diselenggarakan oleh Temasek Foundation bekerja sama dengan 5P Global Movement. Kegiatan tersebut berlangsung di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, dan dihadiri oleh peserta dari berbagai negara ASEAN yang tergabung dalam jaringan Temasek Foundation dan 5P Global Movement. Dalam kegiatan ini, KPOTI menghadirkan sebuah booth khusus sebagai ruang untuk memperkenalkan kekayaan permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia kepada para peserta internasional. Kehadiran KPOTI menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan budaya Indonesia melalui permainan tradisional yang memiliki nilai sejarah, pendidikan, kebersamaan, dan filosofi kehidupan.
Pada area booth, KPOTI menampilkan sembilan permainan rakyat dan olahraga tradisional yang merepresentasikan keberagaman budaya Nusantara, yaitu: 1. Gasing;
2. Damdas;
3. Gasing bambu;
4. Catur Teuku Umar;
5. Ketapel;
6. Egrang bambu;
7. Bakiak;
8. Congklak; dan
9. Egrang batok. Berbagai permainan tersebut tidak hanya ditampilkan sebagai benda pameran, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi para pengunjung. Melalui setiap permainan, peserta dapat mengenal lebih dekat sejarah, cara bermain, nilai budaya, serta filosofi yang diwariskan oleh masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi.
Selain menghadirkan display permainan di area booth, KPOTI juga menyediakan permainan interaktif di dalam Bali Room, di antaranya damdas dan congklak. Para peserta dapat mencoba secara langsung permainan tersebut sekaligus mempelajari aturan dan cara memainkannya. Kehadiran permainan interaktif ini menciptakan ruang perjumpaan yang mempertemukan peserta dari berbagai negara melalui pengalaman bermain bersama. Tanpa dibatasi oleh perbedaan bahasa dan latar belakang budaya, permainan rakyat Indonesia mampu menghadirkan suasana yang akrab, menyenangkan, dan penuh kebersamaan. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan atraksi permainan gasing yang dibawakan oleh Dayat, pegiat gasing dari DKI Jakarta. Atraksi tersebut menarik perhatian para peserta dan memberikan pengalaman langsung mengenai keterampilan, ketangkasan, serta keunikan yang terdapat dalam permainan gasing tradisional.
Partisipasi KPOTI dalam Harmony in Diversity Award 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkenalkan permainan rakyat dan olahraga tradisional sebagai instrumen diplomasi budaya Indonesia. Melalui kehadiran dalam kegiatan yang melibatkan peserta dari berbagai negara, KPOTI berupaya membuka ruang perkenalan dan pertukaran budaya sekaligus menunjukkan bahwa permainan tradisional Indonesia memiliki nilai-nilai universal yang dapat diterima oleh masyarakat global. Nilai seperti kebersamaan, sportivitas, kejujuran, keseimbangan, kerja sama, dan saling menghormati tercermin dalam berbagai permainan rakyat dan olahraga tradisional. Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat harmoni dalam keberagaman yang diusung dalam kegiatan Harmony in Diversity Award. KPOTI meyakini bahwa permainan rakyat dan olahraga tradisional bukan sekadar warisan budaya bangsa yang harus dilestarikan. Keduanya juga merupakan sarana pendidikan, pembentukan karakter, serta diplomasi budaya yang efektif untuk memperkenalkan identitas dan nilai-nilai luhur Indonesia kepada masyarakat dunia. Melalui semangat “Lestari Budayaku, Bugar Bangsaku,” KPOTI akan terus mendorong permainan rakyat dan olahraga tradisional agar tetap hidup, dimainkan, dan dikenal secara lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.






